Beberapa waktu lalu kami mendapati beberapa pertanyaan menarik dari pembaca blog kita tercinta ini, pertanyaan itu menyangkut persoalan grounding listrik di bangunan sekolah, dan bagaimana cara memasangnya, dalam pemasangan instalasi listrik untuk bangunan sekolah ini pada prinsipnya sama dengan bangunan rumah, demikian juga halnya dengan kabel pembumian prinsipnya sama, hanya saja yang membedakannya, terkadang bangunan sekolah ada yang bertingkat dan ada yang tidak, jadi agak sedikit repot memasang groundingnya.
Sebelum kita lebih jauh mendalami perbedaan grounding listrik bangunan rumah tinggal dengan bangunan gedung sekolah, perlu kami ingatkan kembali prinsip dasar dari grounding listrik ini.
Perbandingan Grounding antara gedung sekolah dengan bangunan rumah tinggal
Grounding listrik atau pembumian listrik ini, akan berfungsi sesuai dengan kapasitasnya, manakala dalam pemasangan instalasi listrik kabel arde juga terpasang disetiap stop kontak, sehingga fungsi grounding sebagai salah satu pengaman listrik berjalan sesuai dengan kapasitasnya.
Penting kami ingatkan kembali bahwasanya grounding listrik dengan anti petir pada bangunan merupakan sesuatu yang berbeda, terkadang pemahaman yang seperti ini bercampur aduk sehingga sering kita keliru memahaminya.
Namun demikian anti petir tidak bisa dipisahkan dengan instalasi kabel pembumian, jadi ibaratnya sekali merangkul dayung, ketika anti petir dipasang maka kita bisa memanfaatkannya sekaligus sebagai bagian dari grounding atau pembumian kabel arde pada instalasi listrik.
Seringkali tanpa sengaja kita jumpai dalam kehidupan ini, ketika kita memperhatikan bangunan sekolah yang bertingkat, terkadang kita temukan besi panjang tinggi menjulang sampai ke atap bangunan sekolah bertingkat, dan diujung puncak besi itu terlihat runcing.
Untuk sahabat ketahui besi panjang tinggi menjulang itulah yang disebut dengan anti petir, ujung besi yang runcing itu sebagai penangkap petir, sebagaimana yang kita ketahui sifat umum petir dan halilintar itu adalah menyambar sesuatu yang paling tinggi ketika terjadi cuaca buruk.
Karena pada umumnya bangunan sekolah bertingkat atau sekolah tidak bertingkat memiliki areal yang luas, sehingga diasumsikan lebih memiliki ruang terbuka yang lebih luas dibanding rumah tinggal, maka dari itu potensi terkena petir lebih memungkinkan dari pada bangunan rumah tinggal, yang biasanya memiliki pohon atau vegetasi alam yang lebih tinggi disekelilingnya.
Setelah kita mengulas tentang perbedaan grounding atau pembumian pada bangunan sekolah dan bangunan rumah biasa, sekarang kita masuk ke sesi memasang grounding di bangunan sekolah.
Point penting dalam memasang grounding atau pengabelan arde pada bangunan sekolah, sebagai berikut.
1. Situasional dengan lingkungan bangunan sekolah.
Bangunan sekolah di pedesaan sangat kontras dibanding sekolah di perkotaan, di pedesaan umumnya bangunan sekolah luas sekali, sedangkan di kota sempit karena harga tanah mahal. Maka dari itu grounding atau pembumian pada bangunan yang memiliki areal luas, sebaiknya menggunakan besi panjang setinggi atap sekolah yang berfungsi sekaligus sebagai anti petir, dan kabel arde ditanam bersama dengan besi anti petir ini.
2. Pastikan ditempat pemasangan kawat arde atau anti petir tidak tergenang air ketika hujan.
Hal ini penting karena jika lingkungan tempat pembumian kabel ini tergenang air, ketika terjadi hujan petir halilintar menyambar besar kemungkinan mahluk hidup yang berada dalam genangan air berpotensi terkena sambaran petir.
3. Pada bangunan sekolah sebaiknya memasang dua besi anti petir sekaligus sebagai besi pembumian.
Dua disini maksudnya adalah; satu dipasang di sisi sebelah kiri bangunan, satu lagi dipasang di sisi kanan bangunan sekolah.
4. Kawat yang digunakan sebagai pembumian/grounding sebaiknya berukuran besar.
Hal ini bertujuan agar kabel arde tidak mudah putus.
5. Jangan jadikan besi grounding atau anti petir sebagai tiang jemuran.
Suka atau tidak suka hal ini pernah dan sering terjadi, terutama di perkotaan, adalah tindakan yang berbahaya menjadikan besi arde sebagai tiang jemuran, apalagi ketika cuaca buruk sedang terjadi dan ada saja mahluk hidup yang iseng berteduh dekat jemuran sambil bergelantungan di pada kawat jemuran, dan potensinya terkena sambaran petir lebih besar.
Nah sahabat pembaca meski grounding atau pembumian kabel arde itu terlihat sepele, namun berpengaruh besar dalam keselamatan lingkungan, sampai jumpa pada artikel selanjutnya, Salam ….

Diskusi & Komentar
Post a Comment