Sebelum kita membahas terlalu jauh tentang penyambungan kabel, ada sedikit tips untuk anda, pengabelan dalam pemasangan listrik sangat saya anjurkan menggunakan kabel NYA yang memiliki diameter (diameter ketebalan kabel) 2,5 mm atau paling minimal kabel NYA yang memiliki diameter 1,5 mm.
Penyambungan kabel dalam teknik instalasi listrik secara umum ada empat model,
1. Menyambung cara ekor babi (Pig-Tail)
caranya : ini bisa dikatakan cara paling umum yang dilakukan "installer" dimana dua ujung kabel di pelintir secara bersamaan. cara ini bisa anda simak pada gambar dibawah ini.
Penyambungan cara Pig-tail ini sangat saya rekomendasikan jika anda menggunakan kabel NYA 2,5 mm atau 1,5 mm, untuk kabel yang memiliki banyak serabut tidak dianjurkan menyambung dengan cara ini, namun pada kenyataannya tetap banyak juga yang menggunakan cara ini pada kabel serabut.
2. Menyambung cara puntir
caranya : tekuk dua ujung kabel yang hendak disambung sebentuk huruf L, sehingga sudut yang dihasilkan sembilan puluh derjat, kemudian kaitkan kedua ujung kabel dengan posisi ujung kabel saling berlawanan satu sama lainnya, kemudian buatlah sambungan bell-hanger dimana batang kabel yang satu dililitkan ke batang kabel lainnya, untuk mudahnya bisa anda simak pada gambar dibawah ini
3. Menyambung turn-back (bolak-balik)
caranya : Menyambung cara ini dimaksudkan untuk mendapatkan sambungan yang lebih kuat terhadap rentangan atau tarikan, caranya cukup sederhana, letakkan dua kabel yang siap untuk disambungkan secara sejajar dengan posisi salah satu kabel lebih panjang dari kabel yang satunya lagi, kemudian puntirlah salah satu kabel menggunakan tang, kemudian tekuk bagian kabel yang lebih panjang menjadi sejajar dengan kabel yang satunya lagi, berikutnya puntir dua ujung kabel yang tersisa ke inti kabel yang satunya searah dengan jarum jam, sampai dengan jumlah belitan yang dianggap cukup kuat dan sambungan benar-benar kuat, untuk lebih mudahnya anda bisa simak pada gambar dibawah ini.
4. Menyambung membuat percabangan datar (plain-joint) dan plain cross-joint
Menyambung dengan membuat percabangan ini sering kali digunakan pada suatu instalasi listrik penerangan, baik yang menggunakan kabel NGA, NYA maupun kabel NYM
caranya : kupas kabel utama pada bagian yang akan di cabangkan, letakan kabel cabang pada bagian kabel utama dengan posisi tertentu, kemudian tekuklah kabel cabang kearah depan, setelah itu belitlah kabel cabang tersebut pada kabel utama searah jarum jam secara kuat dan rapat, jika anda ingin melakukan percabangan satu lagi, maka anda tinggal melakukan hal yang sama pada percabangan yang baru dengan cara diatas, untuk lebih mudahnya anda bisa perhatikan gambar dibawah ini.
Demikianlah pemirsa pembahasan cara penyambungan kabel untuk sesi kita kali ini, jika anda ada memiliki pertanyaan seputar pembahasan ini silahkan anda tulis di kolom komentar dibawah ini, sampai ketemu di pembahsan berikutnya,
salam...




Diskusi & Komentar
Post a Comment